![]() |
Penduduk, Masyarakat, dan Kebudayaan
Anggota Kelompok :
|
Ahmad Fauzi Hamami
|
18116354
|
|
Fadhellian Azqia Pristi
|
12116444
|
|
Raihan Ramadhan
|
16116014
|
|
Widia karnikafa
|
17116627
|
1KA14
KATA PENGANTAR
Dengan
menyebut nama Allah SWT yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, kami panjatkan
puja dan puji syukur atas kehadirat-Nya, yang telah melimpahkan rahmat, hidayah
dan inayah-Nya kepada kami, sehingga kami dapat menyelesaikan makalah dengan
judul Penduduk, Masyarakat dan Kebudayaan.
Atas
tersusunya makalah ini, kami mengucapkan terima kasih kepada ibu Meti Nurhayati
selaku dosen mata kuliah Ilmu Sosial Dasar serta orang-orang sekitar yang turut
memberikan saran yang bermanfaat bagi kami.
Kami
menyadari, bahwa masih adanya kekurangan baik dalam segi penyusunan maupun isi.
Kami menerima segala saran dan kritik dari para pembaca.
Depok,12 November 2016
Penyusun
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR ................................................................................ 2
DAFTAR ISI ........................................................................................................ 3
BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang ............................................................................................ 4
BAB II PEMBAHASAN
2.1 Pengertian Penduduk ................................................................................ 5
2.2 Masalah di dalam penduduk .................................................................... 5
2.3 Sebab ........................................................................................................ 6
2.4 Penanganan ............................................................................................ 6
2.5 Pengertian Masyarakat ................................................................................ 7
2.6 Masalah di dalam Masyarakat
........................................................................ 7
2.7 Pegertian Kebudayaan
2.8 Masalah kebudayaan ................................................................................ 11
2.9 Sebab ........................................................................................................ 11
2.10 Penanganan ............................................................................................. 12
BAB III PENUTUP
3.1 Kesimpulan ............................................................................................. 12
3.2 Saran .......................................................................................................... 12
DAFTAR PUSTAKA .............................................................................................. 13
BAB 1
PENDAHULUAN
A.
LATAR
BELAKANG
Penduduk, masyarakat,
dankebudayaanadalahkonsep-konsep yang salingberhubungansatusama lain
danmempunyaihubungan yang sangateratantarasatusama lain. masyarakatadalahkumpulanpenduduk yang
salingberinteraksidalamsuatuwilayahtertentu. Pendudukadalahsekumpulanmanusia
yang menempatiwilayahatauruangtertentu. Sedangkankebudayaanadalahhasildarimasyarakat,
kebudayaanbisaterlahir, tumbuh, danberkembangdalamlingkunganbermasyarakat.
Seiringberkembangnyakemajuanteknologidankehidupansosial
di masyarakatdapatmenimbulkanberbagaimasalah di berbagaibidangtertentu. Salah
satunyaadalahdalambidangekonomiyaitumasyarakatharusbersaingketatsatusama lain
untukmendapatkankeuntungan. Manusiapadadasarnyamerupakanmakhluksosial,
memilikinaluriuntukhidupdanberadaptasisatusamalainnya.
BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Pengertian
Penduduk
Pendudukadalahkumpulanmanusia yang menempatiwilayah geografi dan ruang tertentu.
Atau bisa juga di bilang penduduk adalah orang yang tinggal di daerah tersebut
atau orang yang secara hukum berhak tinggal di derah tersebut.
2.2 Masalah di
dalam penduduk
Masalah-masalah kependudukan dipelajari dalam ilmu demografi. Indonesia sendiri masih
memiliki banyak masalah kependudukan yang diantaranya adalah:
a.
JumlahdanPertumbuhanPenduduk
Jumlah dan pertumbuhan penduduk di
Indonesia ini bisa di biolang sudah tidak terkendali lagi. Dari tahun ke tahun
pun jumlah penduduk di Indonesia pun terus bertambah. Pertumbuhanpendudukinidipengaruhiolehtigaactorutamayaitu:
kelahiran (fertilitas), kematian (mortalitas), danperpindahanpenduduk
(migrasi).
Peristiwakelahiran di
suatudaerahmenyebabkanperubahanjumlahdankomposisipenduduk,
sedangkanperistiwakematiandapatmenambahmaupunmengurangijumlahpenduduk di
suatudaerah.Mengurangibagi yang ditinggalkandanmenambahbagidaerah yang
didatangi.Selainpenyebablangsungsepertikelahiran,
kematiandanmigrasiterdapatpenyebabtidaklangsungsepertikeadaan social, ekonomi,
budaya, lingkungan, politikdsb.

b.
Penyebaran
penduduk yang tidak merata
Penyebaran Penduduk yang tidak merata ini yang
menyebabkan padatnya penduduk di Jakarta, Bandung, Bekasi, dan kota lain di
Indonesia ini. Hal ini didukung juga dengan penduduk yang beramai ramai pulang
ke kampung halaman pada musim lebaran tiba.
2.3 Sebab
Ada masalah
pasti ada sebabnya. Berikut adalah penyebab dari masalah malasalah kependudukan
yang ada di Indonesia:
a. Tingginya angka
kelahiran di Indonesia
b. Rendahnya angka
kematian di Indonesia
c. Kurangnya
pendidikan
d. Pengaruh budaya
e. Ekonomi
masyarakat
f. Ekonomi daerah
yang di tempati
g. Fasilitasdanjugapusat-pusatekonomi,
pemerintahan, dll.
h. Topografiataubentukpermukaantanahpadaumumnyamasyarakatbanyakbertempattinggal
di daerahdatar
i.
Sumberair
j.
Perhubunganatautransportasi
2.4 Penanganan
Berikut adalah penanganan dari masalah-masalah yang
tertera di atas:
a. Apabila
pertumbuhan penduduk tidak segera ditangani, maka akan menimbulkan beberapa
masalah. Oleh karena itu, pemerintah telah melakukan beberapa cara yang dapat
mencegah membludaknya pertumbuhan penduduk, yaitu sebagai berikut:
1. Menjalankan
program transmigrasi
2. Menggalakan program
KeluargaBerencana (KB)
3. Memperluaspekerjaanmelaluiindustrialisasi
4. Meningkatkanproduksipangan yang
sesuaidengankebutuhanpenduduk
5. MeningkatkanKesadarandanpendidikankependudukan
b. Penyebaran Penduduk yang tidak merata ini yang
menyebabkan padatnya penduduk di Jakarta, Bandung, Bekasi, dan kota lain di
Indonesia ini. Hal ini didukung juga dengan penduduk yang beramai ramai pulang
ke kampung halaman pada musim lebaran tiba.Berikutiniadalahuntukmenanganipenyebaranpenduduk
yang tidakmerata, yaitu:
1. Pemerataanpembangunan
Pemerataan pembangunan baik diwilayah Indonesia timur,
tengah, maupu barat akan mengurangi jumlah peduduk yang memilih untuk mengadu
nasib ke pulau Jawa. Jika pembangunan di daerah-daerah sudah hampir sama dengan
di pusat,
maka penduduk tidak perlu
keluar dari daerahnya. Padaakhirnya,
merekabisaikutsertamembangundaerahnyamasing-masing.Dan
haliniakanberdampakpadapembangunansecaranasional.
2. Menciptakanlapangankerja
di daerah-daerah
Salahsatucaramenciptakanlapangankerja di
daerahadalahtidakmenjadikanpulauJawasebagaisatu-satunyapusatindustri di
Indonesia. Dengan kata lain, pabrik-pabrikbesartidakhanyadibangun di Jawa,
tapidiseluruhpulaubesar di Indonesia secaramerata.Denganbegitu,
penduduktidakperlupergikeJawauntukmencaripekerjaankarenadidaerahnyasudahterdapatlapangankerja
yang bisamenampungmereka.
3. Transmigrasi
Sebuah data menunjukanbahwapulau Papua yang luasnyalebihdari 20% dariluar Indonesia memilikipenduduk yang jumlahnyakurangdari 1% dariseluruhpenduduk Indonesia. Sementarapulau Kalimantan yang luasnyalebihdari 25% luas Indonesia, jumlahpenduduknyahanya 5% darijumlahpendudukIndonesia.
Sebuah data menunjukanbahwapulau Papua yang luasnyalebihdari 20% dariluar Indonesia memilikipenduduk yang jumlahnyakurangdari 1% dariseluruhpenduduk Indonesia. Sementarapulau Kalimantan yang luasnyalebihdari 25% luas Indonesia, jumlahpenduduknyahanya 5% darijumlahpendudukIndonesia.
2.5 Pengertian Masyarakat
Masyarakatadalahsekelompok orang yang
membentuksebuah sistem semi tertutup (atau semi terbuka), di
manasebagianbesarinteraksiadalahantaraindividu-individu yang
beradadalamkelompoktersebut.Kata "masyarakat" sendiriberakardari kata
dalambahasa Arab, musyarak.Lebihabstraknya,
sebuahmasyarakatadalahsuatujaringanhubungan-hubunganantar entitas-entitas.Masyarakatadalahsebuah komunitas yang interdependen (salingtergantungsatusama lain).
Umumnya, istilahmasyarakatdigunakanuntukmengacusekelompok orang yang
hidupbersamadalamsatukomunitas yang teratur.
2.6 Masalah
Masalahmasyarakatsebagaiberikut:
1. Kebodohan
Salah satu akibat bila kita bodoh adalah mudah diperalat orang lain. Kita juga akan sulit meraih cita-cita yang tinggi. Kebodohan terjadi karena tidak memiliki pendidikan atau pendidikannya rendah.
Salah satu akibat bila kita bodoh adalah mudah diperalat orang lain. Kita juga akan sulit meraih cita-cita yang tinggi. Kebodohan terjadi karena tidak memiliki pendidikan atau pendidikannya rendah.
Di negara kita ternyata masih banyak orang yang
pendidikannya rendah bahkan tidak pernah sekolah sama sekali. Masih ada orang
yang tidak bisa membaca atau buta huruf. Hal ini antara lain disebabkan oleh
kemalasan, biaya pendidikan yang tinggi dan tidak meratanya pendidikan di
Indonesia. Kamu mungkin beruntung bisa menikmati bangku sekolah dengan mudah.
Sekolahnya mudah dijangkau dan fasilitasnya lengkap. Saudara-saudara kalian ada
yang tidak bisa sekolah karena tidak punya biaya. Mereka bahkan harus bekerja
membantu orang tuanya agar tetap bisa makan. Ada pula saudara kalian yang
kesulitan untuk bisa sekolah karena tempatnya yang jauh dan hanya bisa ditempuh
dengan jalan kaki. Itupun sekolahnya juga masih sangat sederhana. Fasilitasnya
juga masih sangat terbatas.
2. Pengangguran
Pengangguran adalah orang dewasa yang tidak bekerja dan tidak mendapatkan penghasilan. Jumlah pengangguran semakin banyak karena jumlah lulusan sekolah lebih banyak dari pada jumlah lapangan pekerjaan. Selain itu para pengusaha dihadapkan pada persoalan kenaikan tarif listrik dan harga bahan bakar minyak yang mahal. Hal itu menyebabkan banyaknya perusahaan yang tutup dan bangkrut, atau setidaknya mengurangi jumlah karyawannya. Kamu bisa membayangkan jika orang tuamu tidak lagi bekerja dan tidak punya penghasilan. Apa yang akan terjadi? Tentunya keluargamu akan kesulitan memenuhi kebutuhan hidup baik makan, pakaian, biaya sekolah serta kebutuhan yang lainnya. Itulah sebabnya pengangguran dapat menimbulkan permasalahan sosial lainnya. Seperti kemiskinan, kejahatan, perjudian, kelaparan, kurang gizi bahkan meningkatnya angka bunuh diri.
Pengangguran adalah orang dewasa yang tidak bekerja dan tidak mendapatkan penghasilan. Jumlah pengangguran semakin banyak karena jumlah lulusan sekolah lebih banyak dari pada jumlah lapangan pekerjaan. Selain itu para pengusaha dihadapkan pada persoalan kenaikan tarif listrik dan harga bahan bakar minyak yang mahal. Hal itu menyebabkan banyaknya perusahaan yang tutup dan bangkrut, atau setidaknya mengurangi jumlah karyawannya. Kamu bisa membayangkan jika orang tuamu tidak lagi bekerja dan tidak punya penghasilan. Apa yang akan terjadi? Tentunya keluargamu akan kesulitan memenuhi kebutuhan hidup baik makan, pakaian, biaya sekolah serta kebutuhan yang lainnya. Itulah sebabnya pengangguran dapat menimbulkan permasalahan sosial lainnya. Seperti kemiskinan, kejahatan, perjudian, kelaparan, kurang gizi bahkan meningkatnya angka bunuh diri.
3. Kemiskinan
Semakin banyak dan semakin lama orang menganggur menyebabkan kemiskinan. Di Indonesia jumlah rakyat miskin masih cukup banyak, walaupun pemerintah telah berupaya mengatasinya. Orang yang miskin tidak dapat memenuhi kebutuhan pokoknya seperti pangan, sandang dan papan. Kemiskinan dapat menyebabkan berbagai permasalahan sosial yang lain, seperti kejahatan, kelaparan, putus sekolah, kurang gizi, rentan penyakit dan stress. Apa penyebab dari kemiskinan? Kemiskinan bisa disebabkan oleh dua hal. Yakni dari dalam diri seseorang (internal) dan faktor dari luar (eksternal). Faktor internal antara lain karena pendidikan yang rendah, tidak memiliki keterampilan dan karena sifat malas. Sedangkan faktor eksternal antara lain disebabkan oleh kondisi ekonomi negara yang buruk, hargaharga melambung tinggi dan kurangnya perhatian pemerintah.
Semakin banyak dan semakin lama orang menganggur menyebabkan kemiskinan. Di Indonesia jumlah rakyat miskin masih cukup banyak, walaupun pemerintah telah berupaya mengatasinya. Orang yang miskin tidak dapat memenuhi kebutuhan pokoknya seperti pangan, sandang dan papan. Kemiskinan dapat menyebabkan berbagai permasalahan sosial yang lain, seperti kejahatan, kelaparan, putus sekolah, kurang gizi, rentan penyakit dan stress. Apa penyebab dari kemiskinan? Kemiskinan bisa disebabkan oleh dua hal. Yakni dari dalam diri seseorang (internal) dan faktor dari luar (eksternal). Faktor internal antara lain karena pendidikan yang rendah, tidak memiliki keterampilan dan karena sifat malas. Sedangkan faktor eksternal antara lain disebabkan oleh kondisi ekonomi negara yang buruk, hargaharga melambung tinggi dan kurangnya perhatian pemerintah.
4. Kejahatan
Kejahatan sering disebut sebagai tindak kriminal atau perbuatan yang melanggar hukum. Pengangguran dan kemiskinan dapat menyebabkan tindak kejahatan. Jika tidak dilandasi keimanan dan akal sehat, penganggur mengambil jalan pintas untuk mengatasi kemiskinannya. Banyak cara keliru yang dijalani misalnya melakukan judi, penipuan, pencurian, pencopetan, perampokan hingga pada pembunuhan. Yang stress dan tidak kuat bisa kemudian minum-minuman keras atau memakai narkoba. Namun ternyata kejahatan tidak hanya karena miskin. Banyak orangorang yang sebenarnya sudah mapan hidupnya melakukan kejahatan. Kamu pernah mendengar istilah korupsi? Korupsi sebenarnya tak jauh beda denganmencuri. Yakni mencuri sesuatu yang bukan haknya dengan cara-cara tertentu. Uang atau barang yang telah dipercayakan untuk dikelola diambil untuk kepentingan dirinya. Itulah korupsi. Contohnya adalah mengambil sebagian dana yang mestinya untuk korban bencana alam. Korupsi biasanya dilakukan oleh para pegawai dan pejabat. Perbuatan korupsi kadang sulit diketahui karena pelakunya sangat pintar menyembunyikan. Negara kita termasuk negara yang paling tinggi tingkat korupsinya. Sungguh memprihatinkan.
Kejahatan sering disebut sebagai tindak kriminal atau perbuatan yang melanggar hukum. Pengangguran dan kemiskinan dapat menyebabkan tindak kejahatan. Jika tidak dilandasi keimanan dan akal sehat, penganggur mengambil jalan pintas untuk mengatasi kemiskinannya. Banyak cara keliru yang dijalani misalnya melakukan judi, penipuan, pencurian, pencopetan, perampokan hingga pada pembunuhan. Yang stress dan tidak kuat bisa kemudian minum-minuman keras atau memakai narkoba. Namun ternyata kejahatan tidak hanya karena miskin. Banyak orangorang yang sebenarnya sudah mapan hidupnya melakukan kejahatan. Kamu pernah mendengar istilah korupsi? Korupsi sebenarnya tak jauh beda denganmencuri. Yakni mencuri sesuatu yang bukan haknya dengan cara-cara tertentu. Uang atau barang yang telah dipercayakan untuk dikelola diambil untuk kepentingan dirinya. Itulah korupsi. Contohnya adalah mengambil sebagian dana yang mestinya untuk korban bencana alam. Korupsi biasanya dilakukan oleh para pegawai dan pejabat. Perbuatan korupsi kadang sulit diketahui karena pelakunya sangat pintar menyembunyikan. Negara kita termasuk negara yang paling tinggi tingkat korupsinya. Sungguh memprihatinkan.
5. Pertikaian
Pertikaian bisa disebabkan banyak hal, antara lain karena salah paham, emosi yang tidak terkendali atau karena memperebutkan sesuatu. Sesuatu yang diperebutkan dapat berupa suatu prinsip, seseorang atau suatu barang. Pertikaian dapat terjadi di dalam suatu keluarga atau di masyarakat. Pertikaian yang tidak segera diselesaikan bisa berakibat fatal. Suatu pertikaian bahkan dapat menimbulkan korban jiwa. Masyarakat yang didalamnya terdapat pertikaian atau konflik menyebabkan suasana tidak aman dannyaman.
Pertikaian bisa disebabkan banyak hal, antara lain karena salah paham, emosi yang tidak terkendali atau karena memperebutkan sesuatu. Sesuatu yang diperebutkan dapat berupa suatu prinsip, seseorang atau suatu barang. Pertikaian dapat terjadi di dalam suatu keluarga atau di masyarakat. Pertikaian yang tidak segera diselesaikan bisa berakibat fatal. Suatu pertikaian bahkan dapat menimbulkan korban jiwa. Masyarakat yang didalamnya terdapat pertikaian atau konflik menyebabkan suasana tidak aman dannyaman.
6. Kenakalan Remaja
Pernahkan kalian melihat sekelompok anak remaja yang
kebutkebutan di jalan? Bagaimana perasaan kalian ketika melihat hal itu? Kebut-kebutan
bagi mereka sendiri sangat berbahaya yakni dapat menimbulkan kecelakaan. Di samping itu juga mengganggu dan membahayakan orang lain. Kenakalan remaja dapat berbentuk lain seperti coret-coret dinding di jalan, minum-minuman keras, berdandan yang tidak semestinya ataupun menggunakan narkoba. Penyebab kenakalan remaja antara lain sebagai berikut :
bagi mereka sendiri sangat berbahaya yakni dapat menimbulkan kecelakaan. Di samping itu juga mengganggu dan membahayakan orang lain. Kenakalan remaja dapat berbentuk lain seperti coret-coret dinding di jalan, minum-minuman keras, berdandan yang tidak semestinya ataupun menggunakan narkoba. Penyebab kenakalan remaja antara lain sebagai berikut :
a.
Kurangnya
perhatian dari orang tua
b.
Pengaruh
lingkungan pergaulan
c.
Kurang
mantapnya kepribadian diri
d.
Jauh
dari kehidupan beragama. Kamu sebagai anak yang akan menginjak remaja harus
pandai-pandai memilih teman bergaul. Tentunya kamu tidak ingin disebut anak
yang nakal bukan?
Bagaimana cara mengatasi masalah sosial?
Mengatasi masalah sosial bukanlah perkara yang mudah.
Pemerintah selalu berusaha mengatasi berbagai masalah sosial dengan melibatkan
peran serta tokoh masyarakat, pengusaha, pemuka agama, tetua adat,
lembaga-lembaga sosial dan lain-lainya. Kamu pun sebenarnya dapat berperan
serta dalam mengatasi masalah sosial tersebut. Tentu saja sesuai dengan kemampuanmu
masing-masing. Berikut ini beberapa contoh upaya yang telah dilakukan oleh
pemerintah dalam mengatasi permasalahan sosial:
1.Pemberian kartu askes
Kartu Askes (Asuransi Kesehatan) diberikan kepada
keluarga miskin. Kartu Askes kadang disebut Askeskin (Asuransi Kesehatan
Keluarga Miskin). Dengan kartu Askes. keluarga miskin dapat berobat di rumah
sakit yang ditunjuk dengan biaya ringan atau gratis.
2. Pemberian beras untuk masyarakat miskin (Raskin)
2. Pemberian beras untuk masyarakat miskin (Raskin)
Raskin merupakan program pemberian bantuan pangan dari
pemerintah berupa beras dengan harga yang sangat murah. Dengan raskin
diharapkan masyarakat yang termasuk keluarga miskin dapat memenuhi kebutuhan
pangannya.
3. Pemberian Bantuan Operasional Sekolah (BOS)
BOS diberikan kepada siswa-siswi sekolah mulai dari
sekolah dasar sampai tingkat SLTA. Tujuannya untuk meringankan biaya
pendidikan. Sekarang juga sudah dilakukan program BOS buku. Yakni program
penyediaan buku pelajaran bagi siswa sekolah. Dengan BOS buku diharapkan orang
tua tidak lagi dibebani biaya membeli buku pelajaran untuk anaknya yang
sekolah.
4.
Sekolah terbuka
Sekolah terbuka merupakan sekolah yang waktu
belajarnya tidak terlalu padat dan terikat. Sekolah terbuka diperuntukkan bagai
siswa yang kurang mampu. Dengan sekolah terbuka siswanya dapat sekolah meskipun
sudah bekerja.
5.
Program pendidikan luar sekolah
Pendidikan luar sekolah biasanya
berupa kursus-kursus seperti menjahit, perbengkelan ataupun komputer.
Pemerintah mengadakan program pendidikan luar sekolah agar anak-anak yang tidak
sekolah atau putus sekolah dapat tetap memiliki ilmu dan ketrampilan.
6.
Pemberian Bantuan Tunai Langsung (BTL)
BTL diberikan kepada masyarakat
miskin yang tidak berpenghasilan. BTL merupakan dana kompensasi/pengganti
kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).
7.
Pemberian bantuan modal dan usaha
Bantuan modal usaha diberikan kepada masyarakat miskin
yang akan mengembangkan atau memulai suatu usaha. Biasanya untuk usaha kecil
dan menengah. Bantuan modal usaha ini adalah dalam rangka mengurangi angka
pengangguran dan kemiskinan. Selain berbagai bantuan dari pemerintah, ada juga
pihak-pihak lain yang juga turut membantu mengatasi masalah sosial, antara
lain:
1. Menjadi orang tua asuh bagi anak
sekolah yang kurang mampu.
2. Para tokoh agama memberikan
penyuluhan tentang keimanan dan moral dalam menghadapi masalah sosial.
3. Para pengusaha dan
lembaga-lembaga sosial kemasyarakatan lain memberikan bantuan, beasiswa, modal
usaha, penyuluhan, dan pendidikan.
4. Lembaga-lembaga dari PBB seperti
UNESCO, UNICEF dan WHO memberikan bantuan kepada pemerintah Indonesia untuk
mengatasi masalah sosial.
5. Organisasi pemuda seperti karang
taruna dan remaja masjid mendidik dan mengarahkan para pemuda putus sekolah
untuk berkarya. Sehingga ikut mengatasi masalah pengangguran.
6. Perguruan tinggi melakukan
pengabdian kepada masyarakat dengan memberikan berbagai penyuluhan, bakti
sosial ataupun melatih keterampilan.
2.7 Pengertian Kebudayaan
Kebudayaan adalahkeseluruhansistemgagasan,
tindakandanhasilkaryamanusiadalamrangkakehidupanmasyarakat yang
dijadikanmilikdirimanusiadenganbelajar.
2.8 Masalah
Banyaksekalimasalah
- masalahkebudayaan di Indonesia, antaralain :
-
Banyakbudaya Indonesia yang
diklaimbangsalain
Hampirhilangnyasuatukebudayaan.
Hampirhilangnyasuatukebudayaan.
-
Semakinterkikisolehperkembanganzamanteknologi
yang semakincanggih.
2.9 Sebab
Penyebabnyaadalah :
Penyebabnyaadalah :
-
Dalamsektorpemerintah
Pemerintahkurangmemperhatikanbudaya
- budaya Indonesia.Dalamarti, pemerintahtidaklangsungmembuatkan UU perlindunganuntuksetiapbudaya
yang ada.
-
Dalamsektorpenduduk
Kita
sebagaipenduduk Indonesia kurangmemperhatikanbudaya Indonesia juga,
tidakmaumelestarikanbudayanegarasendiri.
-
Hampirseluruhgenerasimudalebihmenyukaibudayabaratdaripadabudayasendiri.
Solusi
Menurutsayaadabeberapasolusi yang bisakitaterapkanuntukmengurangimasalah - masalahtersebut, antara lain :
Menurutsayaadabeberapasolusi yang bisakitaterapkanuntukmengurangimasalah - masalahtersebut, antara lain :
-
Pemerintahharuslebihmemperhatikanperkembanganbudayakita.
-Pemerintahharusegeramembuatkan UU
perlindunganuntuksemuabudayakita
-Semuapendudukharuslebihmencintaibudayasendiri.
- Melestarikanbudaya Indonesia kepadagernerasimuda.
- Melestarikanbudaya Indonesia kepadagernerasimuda.
BAB III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
Kesimpulan
yang dapat kami ambil dari makalah ini adalah bahwa penduduk, masyarakat dan
kebudayaan sangat berkesinambungan dan saling mengisi di dalamnya
3.2 Saran
Untuk
pemerintah dari pembuatan makalah ini kami menyarankan untuk lebih
memperhatikan perihal permasalahan yang ada dalam lingkup penduduk, masyarakat
dan kebudayaan. Tidak hanya memperhatikan saja, tetapi ada solusi dan
penanganan yang tepat dari pemerintah supaya adanya keutuhan dalam penduduk,
masyarakat dan kebudayaan.
Daftar Pustaka
![]() |
Penduduk, Masyarakat, dan Kebudayaan
Anggota Kelompok :
|
Ahmad Fauzi Hamami
|
18116354
|
|
Fadhellian Azqia Pristi
|
12116444
|
|
Raihan Ramadhan
|
16116014
|
|
Widia karnikafa
|
17116627
|
1KA14
KATA PENGANTAR
Dengan
menyebut nama Allah SWT yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, kami panjatkan
puja dan puji syukur atas kehadirat-Nya, yang telah melimpahkan rahmat, hidayah
dan inayah-Nya kepada kami, sehingga kami dapat menyelesaikan makalah dengan
judul Penduduk, Masyarakat dan Kebudayaan.
Atas
tersusunya makalah ini, kami mengucapkan terima kasih kepada ibu Meti Nurhayati
selaku dosen mata kuliah Ilmu Sosial Dasar serta orang-orang sekitar yang turut
memberikan saran yang bermanfaat bagi kami.
Kami
menyadari, bahwa masih adanya kekurangan baik dalam segi penyusunan maupun isi.
Kami menerima segala saran dan kritik dari para pembaca.
Depok,12 November 2016
Penyusun
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR ................................................................................ 2
DAFTAR ISI ........................................................................................................ 3
BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang ............................................................................................ 4
BAB II PEMBAHASAN
2.1 Pengertian Penduduk ................................................................................ 5
2.2 Masalah di dalam penduduk .................................................................... 5
2.3 Sebab ........................................................................................................ 6
2.4 Penanganan ............................................................................................ 6
2.5 Pengertian Masyarakat ................................................................................ 7
2.6 Masalah di dalam Masyarakat
........................................................................ 7
2.7 Pegertian Kebudayaan
2.8 Masalah kebudayaan ................................................................................ 11
2.9 Sebab ........................................................................................................ 11
2.10 Penanganan ............................................................................................. 12
BAB III PENUTUP
3.1 Kesimpulan ............................................................................................. 12
3.2 Saran .......................................................................................................... 12
DAFTAR PUSTAKA .............................................................................................. 13
BAB 1
PENDAHULUAN
A.
LATAR
BELAKANG
Penduduk, masyarakat,
dankebudayaanadalahkonsep-konsep yang salingberhubungansatusama lain
danmempunyaihubungan yang sangateratantarasatusama lain. masyarakatadalahkumpulanpenduduk yang
salingberinteraksidalamsuatuwilayahtertentu. Pendudukadalahsekumpulanmanusia
yang menempatiwilayahatauruangtertentu. Sedangkankebudayaanadalahhasildarimasyarakat,
kebudayaanbisaterlahir, tumbuh, danberkembangdalamlingkunganbermasyarakat.
Seiringberkembangnyakemajuanteknologidankehidupansosial
di masyarakatdapatmenimbulkanberbagaimasalah di berbagaibidangtertentu. Salah
satunyaadalahdalambidangekonomiyaitumasyarakatharusbersaingketatsatusama lain
untukmendapatkankeuntungan. Manusiapadadasarnyamerupakanmakhluksosial,
memilikinaluriuntukhidupdanberadaptasisatusamalainnya.
BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Pengertian
Penduduk
Pendudukadalahkumpulanmanusia yang menempatiwilayah geografi dan ruang tertentu.
Atau bisa juga di bilang penduduk adalah orang yang tinggal di daerah tersebut
atau orang yang secara hukum berhak tinggal di derah tersebut.
2.2 Masalah di
dalam penduduk
Masalah-masalah kependudukan dipelajari dalam ilmu demografi. Indonesia sendiri masih
memiliki banyak masalah kependudukan yang diantaranya adalah:
a.
JumlahdanPertumbuhanPenduduk
Jumlah dan pertumbuhan penduduk di
Indonesia ini bisa di biolang sudah tidak terkendali lagi. Dari tahun ke tahun
pun jumlah penduduk di Indonesia pun terus bertambah. Pertumbuhanpendudukinidipengaruhiolehtigaactorutamayaitu:
kelahiran (fertilitas), kematian (mortalitas), danperpindahanpenduduk
(migrasi).
Peristiwakelahiran di
suatudaerahmenyebabkanperubahanjumlahdankomposisipenduduk,
sedangkanperistiwakematiandapatmenambahmaupunmengurangijumlahpenduduk di
suatudaerah.Mengurangibagi yang ditinggalkandanmenambahbagidaerah yang
didatangi.Selainpenyebablangsungsepertikelahiran,
kematiandanmigrasiterdapatpenyebabtidaklangsungsepertikeadaan social, ekonomi,
budaya, lingkungan, politikdsb.

b.
Penyebaran
penduduk yang tidak merata
Penyebaran Penduduk yang tidak merata ini yang
menyebabkan padatnya penduduk di Jakarta, Bandung, Bekasi, dan kota lain di
Indonesia ini. Hal ini didukung juga dengan penduduk yang beramai ramai pulang
ke kampung halaman pada musim lebaran tiba.
2.3 Sebab
Ada masalah
pasti ada sebabnya. Berikut adalah penyebab dari masalah malasalah kependudukan
yang ada di Indonesia:
a. Tingginya angka
kelahiran di Indonesia
b. Rendahnya angka
kematian di Indonesia
c. Kurangnya
pendidikan
d. Pengaruh budaya
e. Ekonomi
masyarakat
f. Ekonomi daerah
yang di tempati
g. Fasilitasdanjugapusat-pusatekonomi,
pemerintahan, dll.
h. Topografiataubentukpermukaantanahpadaumumnyamasyarakatbanyakbertempattinggal
di daerahdatar
i.
Sumberair
j.
Perhubunganatautransportasi
2.4 Penanganan
Berikut adalah penanganan dari masalah-masalah yang
tertera di atas:
a. Apabila
pertumbuhan penduduk tidak segera ditangani, maka akan menimbulkan beberapa
masalah. Oleh karena itu, pemerintah telah melakukan beberapa cara yang dapat
mencegah membludaknya pertumbuhan penduduk, yaitu sebagai berikut:
1. Menjalankan
program transmigrasi
2. Menggalakan program
KeluargaBerencana (KB)
3. Memperluaspekerjaanmelaluiindustrialisasi
4. Meningkatkanproduksipangan yang
sesuaidengankebutuhanpenduduk
5. MeningkatkanKesadarandanpendidikankependudukan
b. Penyebaran Penduduk yang tidak merata ini yang
menyebabkan padatnya penduduk di Jakarta, Bandung, Bekasi, dan kota lain di
Indonesia ini. Hal ini didukung juga dengan penduduk yang beramai ramai pulang
ke kampung halaman pada musim lebaran tiba.Berikutiniadalahuntukmenanganipenyebaranpenduduk
yang tidakmerata, yaitu:
1. Pemerataanpembangunan
Pemerataan pembangunan baik diwilayah Indonesia timur,
tengah, maupu barat akan mengurangi jumlah peduduk yang memilih untuk mengadu
nasib ke pulau Jawa. Jika pembangunan di daerah-daerah sudah hampir sama dengan
di pusat,
maka penduduk tidak perlu
keluar dari daerahnya. Padaakhirnya,
merekabisaikutsertamembangundaerahnyamasing-masing.Dan
haliniakanberdampakpadapembangunansecaranasional.
2. Menciptakanlapangankerja
di daerah-daerah
Salahsatucaramenciptakanlapangankerja di
daerahadalahtidakmenjadikanpulauJawasebagaisatu-satunyapusatindustri di
Indonesia. Dengan kata lain, pabrik-pabrikbesartidakhanyadibangun di Jawa,
tapidiseluruhpulaubesar di Indonesia secaramerata.Denganbegitu,
penduduktidakperlupergikeJawauntukmencaripekerjaankarenadidaerahnyasudahterdapatlapangankerja
yang bisamenampungmereka.
3. Transmigrasi
Sebuah data menunjukanbahwapulau Papua yang luasnyalebihdari 20% dariluar Indonesia memilikipenduduk yang jumlahnyakurangdari 1% dariseluruhpenduduk Indonesia. Sementarapulau Kalimantan yang luasnyalebihdari 25% luas Indonesia, jumlahpenduduknyahanya 5% darijumlahpendudukIndonesia.
Sebuah data menunjukanbahwapulau Papua yang luasnyalebihdari 20% dariluar Indonesia memilikipenduduk yang jumlahnyakurangdari 1% dariseluruhpenduduk Indonesia. Sementarapulau Kalimantan yang luasnyalebihdari 25% luas Indonesia, jumlahpenduduknyahanya 5% darijumlahpendudukIndonesia.
2.5 Pengertian Masyarakat
Masyarakatadalahsekelompok orang yang
membentuksebuah sistem semi tertutup (atau semi terbuka), di
manasebagianbesarinteraksiadalahantaraindividu-individu yang
beradadalamkelompoktersebut.Kata "masyarakat" sendiriberakardari kata
dalambahasa Arab, musyarak.Lebihabstraknya,
sebuahmasyarakatadalahsuatujaringanhubungan-hubunganantar entitas-entitas.Masyarakatadalahsebuah komunitas yang interdependen (salingtergantungsatusama lain).
Umumnya, istilahmasyarakatdigunakanuntukmengacusekelompok orang yang
hidupbersamadalamsatukomunitas yang teratur.
2.6 Masalah
Masalahmasyarakatsebagaiberikut:
1. Kebodohan
Salah satu akibat bila kita bodoh adalah mudah diperalat orang lain. Kita juga akan sulit meraih cita-cita yang tinggi. Kebodohan terjadi karena tidak memiliki pendidikan atau pendidikannya rendah.
Salah satu akibat bila kita bodoh adalah mudah diperalat orang lain. Kita juga akan sulit meraih cita-cita yang tinggi. Kebodohan terjadi karena tidak memiliki pendidikan atau pendidikannya rendah.
Di negara kita ternyata masih banyak orang yang
pendidikannya rendah bahkan tidak pernah sekolah sama sekali. Masih ada orang
yang tidak bisa membaca atau buta huruf. Hal ini antara lain disebabkan oleh
kemalasan, biaya pendidikan yang tinggi dan tidak meratanya pendidikan di
Indonesia. Kamu mungkin beruntung bisa menikmati bangku sekolah dengan mudah.
Sekolahnya mudah dijangkau dan fasilitasnya lengkap. Saudara-saudara kalian ada
yang tidak bisa sekolah karena tidak punya biaya. Mereka bahkan harus bekerja
membantu orang tuanya agar tetap bisa makan. Ada pula saudara kalian yang
kesulitan untuk bisa sekolah karena tempatnya yang jauh dan hanya bisa ditempuh
dengan jalan kaki. Itupun sekolahnya juga masih sangat sederhana. Fasilitasnya
juga masih sangat terbatas.
2. Pengangguran
Pengangguran adalah orang dewasa yang tidak bekerja dan tidak mendapatkan penghasilan. Jumlah pengangguran semakin banyak karena jumlah lulusan sekolah lebih banyak dari pada jumlah lapangan pekerjaan. Selain itu para pengusaha dihadapkan pada persoalan kenaikan tarif listrik dan harga bahan bakar minyak yang mahal. Hal itu menyebabkan banyaknya perusahaan yang tutup dan bangkrut, atau setidaknya mengurangi jumlah karyawannya. Kamu bisa membayangkan jika orang tuamu tidak lagi bekerja dan tidak punya penghasilan. Apa yang akan terjadi? Tentunya keluargamu akan kesulitan memenuhi kebutuhan hidup baik makan, pakaian, biaya sekolah serta kebutuhan yang lainnya. Itulah sebabnya pengangguran dapat menimbulkan permasalahan sosial lainnya. Seperti kemiskinan, kejahatan, perjudian, kelaparan, kurang gizi bahkan meningkatnya angka bunuh diri.
Pengangguran adalah orang dewasa yang tidak bekerja dan tidak mendapatkan penghasilan. Jumlah pengangguran semakin banyak karena jumlah lulusan sekolah lebih banyak dari pada jumlah lapangan pekerjaan. Selain itu para pengusaha dihadapkan pada persoalan kenaikan tarif listrik dan harga bahan bakar minyak yang mahal. Hal itu menyebabkan banyaknya perusahaan yang tutup dan bangkrut, atau setidaknya mengurangi jumlah karyawannya. Kamu bisa membayangkan jika orang tuamu tidak lagi bekerja dan tidak punya penghasilan. Apa yang akan terjadi? Tentunya keluargamu akan kesulitan memenuhi kebutuhan hidup baik makan, pakaian, biaya sekolah serta kebutuhan yang lainnya. Itulah sebabnya pengangguran dapat menimbulkan permasalahan sosial lainnya. Seperti kemiskinan, kejahatan, perjudian, kelaparan, kurang gizi bahkan meningkatnya angka bunuh diri.
3. Kemiskinan
Semakin banyak dan semakin lama orang menganggur menyebabkan kemiskinan. Di Indonesia jumlah rakyat miskin masih cukup banyak, walaupun pemerintah telah berupaya mengatasinya. Orang yang miskin tidak dapat memenuhi kebutuhan pokoknya seperti pangan, sandang dan papan. Kemiskinan dapat menyebabkan berbagai permasalahan sosial yang lain, seperti kejahatan, kelaparan, putus sekolah, kurang gizi, rentan penyakit dan stress. Apa penyebab dari kemiskinan? Kemiskinan bisa disebabkan oleh dua hal. Yakni dari dalam diri seseorang (internal) dan faktor dari luar (eksternal). Faktor internal antara lain karena pendidikan yang rendah, tidak memiliki keterampilan dan karena sifat malas. Sedangkan faktor eksternal antara lain disebabkan oleh kondisi ekonomi negara yang buruk, hargaharga melambung tinggi dan kurangnya perhatian pemerintah.
Semakin banyak dan semakin lama orang menganggur menyebabkan kemiskinan. Di Indonesia jumlah rakyat miskin masih cukup banyak, walaupun pemerintah telah berupaya mengatasinya. Orang yang miskin tidak dapat memenuhi kebutuhan pokoknya seperti pangan, sandang dan papan. Kemiskinan dapat menyebabkan berbagai permasalahan sosial yang lain, seperti kejahatan, kelaparan, putus sekolah, kurang gizi, rentan penyakit dan stress. Apa penyebab dari kemiskinan? Kemiskinan bisa disebabkan oleh dua hal. Yakni dari dalam diri seseorang (internal) dan faktor dari luar (eksternal). Faktor internal antara lain karena pendidikan yang rendah, tidak memiliki keterampilan dan karena sifat malas. Sedangkan faktor eksternal antara lain disebabkan oleh kondisi ekonomi negara yang buruk, hargaharga melambung tinggi dan kurangnya perhatian pemerintah.
4. Kejahatan
Kejahatan sering disebut sebagai tindak kriminal atau perbuatan yang melanggar hukum. Pengangguran dan kemiskinan dapat menyebabkan tindak kejahatan. Jika tidak dilandasi keimanan dan akal sehat, penganggur mengambil jalan pintas untuk mengatasi kemiskinannya. Banyak cara keliru yang dijalani misalnya melakukan judi, penipuan, pencurian, pencopetan, perampokan hingga pada pembunuhan. Yang stress dan tidak kuat bisa kemudian minum-minuman keras atau memakai narkoba. Namun ternyata kejahatan tidak hanya karena miskin. Banyak orangorang yang sebenarnya sudah mapan hidupnya melakukan kejahatan. Kamu pernah mendengar istilah korupsi? Korupsi sebenarnya tak jauh beda denganmencuri. Yakni mencuri sesuatu yang bukan haknya dengan cara-cara tertentu. Uang atau barang yang telah dipercayakan untuk dikelola diambil untuk kepentingan dirinya. Itulah korupsi. Contohnya adalah mengambil sebagian dana yang mestinya untuk korban bencana alam. Korupsi biasanya dilakukan oleh para pegawai dan pejabat. Perbuatan korupsi kadang sulit diketahui karena pelakunya sangat pintar menyembunyikan. Negara kita termasuk negara yang paling tinggi tingkat korupsinya. Sungguh memprihatinkan.
Kejahatan sering disebut sebagai tindak kriminal atau perbuatan yang melanggar hukum. Pengangguran dan kemiskinan dapat menyebabkan tindak kejahatan. Jika tidak dilandasi keimanan dan akal sehat, penganggur mengambil jalan pintas untuk mengatasi kemiskinannya. Banyak cara keliru yang dijalani misalnya melakukan judi, penipuan, pencurian, pencopetan, perampokan hingga pada pembunuhan. Yang stress dan tidak kuat bisa kemudian minum-minuman keras atau memakai narkoba. Namun ternyata kejahatan tidak hanya karena miskin. Banyak orangorang yang sebenarnya sudah mapan hidupnya melakukan kejahatan. Kamu pernah mendengar istilah korupsi? Korupsi sebenarnya tak jauh beda denganmencuri. Yakni mencuri sesuatu yang bukan haknya dengan cara-cara tertentu. Uang atau barang yang telah dipercayakan untuk dikelola diambil untuk kepentingan dirinya. Itulah korupsi. Contohnya adalah mengambil sebagian dana yang mestinya untuk korban bencana alam. Korupsi biasanya dilakukan oleh para pegawai dan pejabat. Perbuatan korupsi kadang sulit diketahui karena pelakunya sangat pintar menyembunyikan. Negara kita termasuk negara yang paling tinggi tingkat korupsinya. Sungguh memprihatinkan.
5. Pertikaian
Pertikaian bisa disebabkan banyak hal, antara lain karena salah paham, emosi yang tidak terkendali atau karena memperebutkan sesuatu. Sesuatu yang diperebutkan dapat berupa suatu prinsip, seseorang atau suatu barang. Pertikaian dapat terjadi di dalam suatu keluarga atau di masyarakat. Pertikaian yang tidak segera diselesaikan bisa berakibat fatal. Suatu pertikaian bahkan dapat menimbulkan korban jiwa. Masyarakat yang didalamnya terdapat pertikaian atau konflik menyebabkan suasana tidak aman dannyaman.
Pertikaian bisa disebabkan banyak hal, antara lain karena salah paham, emosi yang tidak terkendali atau karena memperebutkan sesuatu. Sesuatu yang diperebutkan dapat berupa suatu prinsip, seseorang atau suatu barang. Pertikaian dapat terjadi di dalam suatu keluarga atau di masyarakat. Pertikaian yang tidak segera diselesaikan bisa berakibat fatal. Suatu pertikaian bahkan dapat menimbulkan korban jiwa. Masyarakat yang didalamnya terdapat pertikaian atau konflik menyebabkan suasana tidak aman dannyaman.
6. Kenakalan Remaja
Pernahkan kalian melihat sekelompok anak remaja yang
kebutkebutan di jalan? Bagaimana perasaan kalian ketika melihat hal itu? Kebut-kebutan
bagi mereka sendiri sangat berbahaya yakni dapat menimbulkan kecelakaan. Di samping itu juga mengganggu dan membahayakan orang lain. Kenakalan remaja dapat berbentuk lain seperti coret-coret dinding di jalan, minum-minuman keras, berdandan yang tidak semestinya ataupun menggunakan narkoba. Penyebab kenakalan remaja antara lain sebagai berikut :
bagi mereka sendiri sangat berbahaya yakni dapat menimbulkan kecelakaan. Di samping itu juga mengganggu dan membahayakan orang lain. Kenakalan remaja dapat berbentuk lain seperti coret-coret dinding di jalan, minum-minuman keras, berdandan yang tidak semestinya ataupun menggunakan narkoba. Penyebab kenakalan remaja antara lain sebagai berikut :
a.
Kurangnya
perhatian dari orang tua
b.
Pengaruh
lingkungan pergaulan
c.
Kurang
mantapnya kepribadian diri
d.
Jauh
dari kehidupan beragama. Kamu sebagai anak yang akan menginjak remaja harus
pandai-pandai memilih teman bergaul. Tentunya kamu tidak ingin disebut anak
yang nakal bukan?
Bagaimana cara mengatasi masalah sosial?
Mengatasi masalah sosial bukanlah perkara yang mudah.
Pemerintah selalu berusaha mengatasi berbagai masalah sosial dengan melibatkan
peran serta tokoh masyarakat, pengusaha, pemuka agama, tetua adat,
lembaga-lembaga sosial dan lain-lainya. Kamu pun sebenarnya dapat berperan
serta dalam mengatasi masalah sosial tersebut. Tentu saja sesuai dengan kemampuanmu
masing-masing. Berikut ini beberapa contoh upaya yang telah dilakukan oleh
pemerintah dalam mengatasi permasalahan sosial:
1.Pemberian kartu askes
Kartu Askes (Asuransi Kesehatan) diberikan kepada
keluarga miskin. Kartu Askes kadang disebut Askeskin (Asuransi Kesehatan
Keluarga Miskin). Dengan kartu Askes. keluarga miskin dapat berobat di rumah
sakit yang ditunjuk dengan biaya ringan atau gratis.
2. Pemberian beras untuk masyarakat miskin (Raskin)
2. Pemberian beras untuk masyarakat miskin (Raskin)
Raskin merupakan program pemberian bantuan pangan dari
pemerintah berupa beras dengan harga yang sangat murah. Dengan raskin
diharapkan masyarakat yang termasuk keluarga miskin dapat memenuhi kebutuhan
pangannya.
3. Pemberian Bantuan Operasional Sekolah (BOS)
BOS diberikan kepada siswa-siswi sekolah mulai dari
sekolah dasar sampai tingkat SLTA. Tujuannya untuk meringankan biaya
pendidikan. Sekarang juga sudah dilakukan program BOS buku. Yakni program
penyediaan buku pelajaran bagi siswa sekolah. Dengan BOS buku diharapkan orang
tua tidak lagi dibebani biaya membeli buku pelajaran untuk anaknya yang
sekolah.
4.
Sekolah terbuka
Sekolah terbuka merupakan sekolah yang waktu
belajarnya tidak terlalu padat dan terikat. Sekolah terbuka diperuntukkan bagai
siswa yang kurang mampu. Dengan sekolah terbuka siswanya dapat sekolah meskipun
sudah bekerja.
5.
Program pendidikan luar sekolah
Pendidikan luar sekolah biasanya
berupa kursus-kursus seperti menjahit, perbengkelan ataupun komputer.
Pemerintah mengadakan program pendidikan luar sekolah agar anak-anak yang tidak
sekolah atau putus sekolah dapat tetap memiliki ilmu dan ketrampilan.
6.
Pemberian Bantuan Tunai Langsung (BTL)
BTL diberikan kepada masyarakat
miskin yang tidak berpenghasilan. BTL merupakan dana kompensasi/pengganti
kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).
7.
Pemberian bantuan modal dan usaha
Bantuan modal usaha diberikan kepada masyarakat miskin
yang akan mengembangkan atau memulai suatu usaha. Biasanya untuk usaha kecil
dan menengah. Bantuan modal usaha ini adalah dalam rangka mengurangi angka
pengangguran dan kemiskinan. Selain berbagai bantuan dari pemerintah, ada juga
pihak-pihak lain yang juga turut membantu mengatasi masalah sosial, antara
lain:
1. Menjadi orang tua asuh bagi anak
sekolah yang kurang mampu.
2. Para tokoh agama memberikan
penyuluhan tentang keimanan dan moral dalam menghadapi masalah sosial.
3. Para pengusaha dan
lembaga-lembaga sosial kemasyarakatan lain memberikan bantuan, beasiswa, modal
usaha, penyuluhan, dan pendidikan.
4. Lembaga-lembaga dari PBB seperti
UNESCO, UNICEF dan WHO memberikan bantuan kepada pemerintah Indonesia untuk
mengatasi masalah sosial.
5. Organisasi pemuda seperti karang
taruna dan remaja masjid mendidik dan mengarahkan para pemuda putus sekolah
untuk berkarya. Sehingga ikut mengatasi masalah pengangguran.
6. Perguruan tinggi melakukan
pengabdian kepada masyarakat dengan memberikan berbagai penyuluhan, bakti
sosial ataupun melatih keterampilan.
2.7 Pengertian Kebudayaan
Kebudayaan adalahkeseluruhansistemgagasan,
tindakandanhasilkaryamanusiadalamrangkakehidupanmasyarakat yang
dijadikanmilikdirimanusiadenganbelajar.
2.8 Masalah
Banyaksekalimasalah
- masalahkebudayaan di Indonesia, antaralain :
-
Banyakbudaya Indonesia yang
diklaimbangsalain
Hampirhilangnyasuatukebudayaan.
Hampirhilangnyasuatukebudayaan.
-
Semakinterkikisolehperkembanganzamanteknologi
yang semakincanggih.
2.9 Sebab
Penyebabnyaadalah :
Penyebabnyaadalah :
-
Dalamsektorpemerintah
Pemerintahkurangmemperhatikanbudaya
- budaya Indonesia.Dalamarti, pemerintahtidaklangsungmembuatkan UU perlindunganuntuksetiapbudaya
yang ada.
-
Dalamsektorpenduduk
Kita
sebagaipenduduk Indonesia kurangmemperhatikanbudaya Indonesia juga,
tidakmaumelestarikanbudayanegarasendiri.
-
Hampirseluruhgenerasimudalebihmenyukaibudayabaratdaripadabudayasendiri.
Solusi
Menurutsayaadabeberapasolusi yang bisakitaterapkanuntukmengurangimasalah - masalahtersebut, antara lain :
Menurutsayaadabeberapasolusi yang bisakitaterapkanuntukmengurangimasalah - masalahtersebut, antara lain :
-
Pemerintahharuslebihmemperhatikanperkembanganbudayakita.
-Pemerintahharusegeramembuatkan UU
perlindunganuntuksemuabudayakita
-Semuapendudukharuslebihmencintaibudayasendiri.
- Melestarikanbudaya Indonesia kepadagernerasimuda.
- Melestarikanbudaya Indonesia kepadagernerasimuda.
BAB III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
Kesimpulan
yang dapat kami ambil dari makalah ini adalah bahwa penduduk, masyarakat dan
kebudayaan sangat berkesinambungan dan saling mengisi di dalamnya
3.2 Saran
Untuk
pemerintah dari pembuatan makalah ini kami menyarankan untuk lebih
memperhatikan perihal permasalahan yang ada dalam lingkup penduduk, masyarakat
dan kebudayaan. Tidak hanya memperhatikan saja, tetapi ada solusi dan
penanganan yang tepat dari pemerintah supaya adanya keutuhan dalam penduduk,
masyarakat dan kebudayaan.
Daftar Pustaka

Tidak ada komentar:
Posting Komentar